Sunday, April 10, 2016

standar teknik dan standar manajemen

annisa ika /30412961

Standard Teknik adalah serangkaian syarat yang harus dilengkapi oleh bahan, produk, atau layanan. Jika bahan, produk atau jasa gagal melengkapi satu atau lebih dari spesifikasi yang berlaku, kemungkinan akan disebut sebagai berada di luar spesifikasi. Sebuah standard teknik dapat dikembangkan secara pribadi, misalnya oleh suatu perusahaan, badan pengawas, militer, dll: ini biasanya di bawah payung suatu sistem manajemen mutu . berikut ini macam-macam standar teknik yang relavan dengan teknik industri.
a.     ASME (American Society of Mechanical Engineers)
ASME, didirikan sebagai American Society of Mechanical Engineers, adalah asosiasi profesional yang, dalam kata-kata sendiri, “mempromosikan seni, ilmu pengetahuan, dan praktik rekayasa multidisiplin ilmu dan sekutu di seluruh dunia.”Ia menyelesaikan promosi melalui “terus, kode pendidikan, pelatihan dan pengembangan profesional dan standar, penelitian, konferensi dan publikasi, hubungan dengan pemerintah, dan bentuk lain dari jangkauan.”  ASME demikian masyarakat teknik, organisasi standar, penelitian dan pengembangan organisasi, sebuah organisasi lobi, penyedia pelatihan dan pendidikan, dan organisasi nirlaba. Didirikan sebagai masyarakat rekayasa berfokus pada teknik mesin di Amerika Utara,
ASME adalah hari ini multidisiplin dan global. Visi organisasi lain adalah menjadi organisasi utama untuk mempromosikan seni, ilmu pengetahuan dan praktek teknik mesin dan multidisiplin ilmu dan sekutu bagi masyarakat yang beragam di seluruh dunia.  Misinya adalah untuk mempromosikan dan meningkatkan kompetensi teknis dan profesional kesejahteraan anggotanya, dan melalui program kualitas dan kegiatan di teknik mesin, lebih memungkinkan praktisi untuk memberikan kontribusi pada kesejahteraan umat manusia.  ASME memiliki lebih 120.000 anggota di lebih dari 150 negara di seluruh dunia.
ASME didirikan pada 1880 oleh Alexander Lyman Holley, Henry Rossiter Worthington, John Edison Sweet and Matthias N. Forney dalam menanggapi berbagai kegagalan uap boiler tekanan pembuluh.
Organisasi ini dikenal untuk menetapkan kode dan standar untuk perangkat mekanis. ASME melakukan salah satu operasi terbesar di dunia penerbitan teknis melalui nya ASME Press,  menyelenggarakan konferensi teknis banyak dan ratusan kursus pengembangan profesional setiap tahun, dan mensponsori penjangkauan banyak dan program pendidikan.
b. ANSI ( American National Standard Institute )
Sebagai suara standar AS dan sistem penilaian kesesuaian, American National Standards Institute (ANSI) memberdayakan anggotanya dan konstituen untuk memperkuat posisi pasar AS dalam ekonomi global sambil membantu untuk menjamin keselamatan dan kesehatan konsumen dan perlindungan dari lingkungan. Ada banyak peralatan proteksi yang ada pada bay penghantar maupun bay trafo. Masing -masing peralatan proteksi tersebut dalam rangkaian satu garis digambarkan dalam bentuk lambang / kode.  Berikut adalah Kode dan lambang rele Proteksi berdasarkan standar ANSI C37-2 dan IEC 60617.
c. TEMA (Tubular Exchanger Manufacturers Association)
The Tubular Exchanger Manufacturers Association, Inc (TEMA) adalah asosiasi perdagangan dari produsen terkemuka shell dan penukar panas tabung, yang telah merintis penelitian dan pengembangan penukar panas selama lebih dari 60tahun.Standar TEMA dan perangkat lunak telah mencapai penerimaan di seluruh dunia sebagai otoritas pada desain shell dan tube penukar panas mekanik.
TEMA adalah organisasi progresif dengan mata ke masa depan. Anggota pasar sadar dan secara aktif terlibat, pertemuan beberapa kali setahun untuk mendiskusikan tren terkini dalam desain dan manufaktur. Organisasi internal meliputi berbagai subdivisi berkomitmen untuk memecahkan masalah teknis dan meningkatkan kinerja peralatan. Upaya teknis koperasi menciptakan jaringan yang luas untuk pemecahan masalah, menambah nilai dari desain untuk fabrikasi.
Apakah memiliki penukar panas yang dirancang, dibuat atau diperbaiki, Anda dapat mengandalkan pada anggota TEMA untuk memberikan desain, terbaru efisien dan solusi manufaktur. TEMA adalah cara berpikir – anggota tidak hanya meneliti teknologi terbaru, mereka menciptakan itu.
Selama lebih dari setengah abad tujuan utama kami adalah untuk terus mencari inovasi pendekatan untuk aplikasi penukar panas. Akibatnya, anggota TEMA memiliki kemampuan yang unik untuk memahami dan mengantisipasi kebutuhan teknis dan praktis pasar saat ini.
d.JIS (JAPANESE INDUSTRIAL STANDARD       )
Standar Industri Jepang (JIS) menentukan standar yang digunakan untuk kegiatan industri di Jepang. Proses standarisasidikoordinasikan oleh Jepang Komite Standar Industri dan dipublikasikan melalui Asosiasi Standar Jepang. Di era Meiji, perusahaan swasta bertanggung jawab untuk membuat standar meskipun pemerintah Jepang tidak memiliki standar dan dokumen spesifikasi untuk tujuan pengadaan untuk artikel tertentu, seperti amunisi. Ini diringkas untuk membentuk standar resmi (JES lama) pada tahun 1921.Selama Perang Dunia II, standar disederhanakan didirikan untuk meningkatkan produksi materiil. Orang Jepang ini Standards Association didirikan setelah kekalahan Jepangdalam Perang Dunia II pada 1945. Para Industri Jepang Komite Standarperaturan yang diundangkan pada tahun 1946, standar Jepang (JES baru) dibentuk. Hukum Standardisasi Industri disahkan pada 1949, yang membentuk landasan hukum bagi Standar hadir Industri Jepang (JIS).
Hukum Standardisasi Industri direvisi pada2004 dan“JIS tanda” (produksistem sertifikasi) diubah; sejak 1 Oktober 2005,  baru JIS tanda telah diterapkan pada sertifikasi ulang. Penggunaan tanda tua diizinkan selama masa transisi tiga tahun (sampai 30 September 2008), dan setiap produsen mendapatkan sertifikasi baru atau memperbaharui bawah persetujuan otoritas telah mampu untuk menggunakan merek JIS baru. Oleh karena itu semua JIS-bersertifikat produk Jepang telah memiliki JIS tanda baru sejak 1 Oktober 2008.

e. DIN ( Deutsches Institut fur Normung)
DIN, Institut Jerman untuk Standardisasi, menawarkan stakeholder platform untuk pengembangan standar sebagai layanan untuk industri, negara dan masyarakat secara keseluruhan. Sebuah organisasi nirlaba terdaftar, DIN telah berbasis di Berlin sejak tahun 1917. DIN tugas utama adalah untuk bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mengembangkan standar berbasis konsensus yang memenuhi persyaratan pasar. Beberapa 26.000 pakar menyumbangkan keahlian dan pengalaman mereka dengan perjanjian process.By standardisasi dengan Pemerintah Federal Jerman, DIN adalah standar nasional diakui tubuh yang mewakili kepentingan Jerman dalam organisasi standar Eropa dan internasional. Sembilan puluh persen dari standar kerja sekarang dilakukan oleh DIN bersifat internasional di alam.

1.Standar Manajemen Keselamatan dan Kesehatan KerjaOHSAS 18001 = Standar Keselamatan dan Kesehatan
Perkembangan perusahaan dan industri mempunyai korelasi dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negatif terhadap keselamatan dan kesehatan pekerjanya seperti industri bahan kimia, jasa konstruksi, plastik, besi baja, dsb. Hal tersebut dapat berpengaruh pada meningkatnya biaya pekerja dan berpengaruh pada citra. Sejalan dengan hal ini maka industri-industri yang berdampak bagi pekerjanya harus mengelola lingkungan kerja nya agar dapat menurunkan dampak. Sikap kritis dari masyarakat dunia juga mendorong industri yang beresiko ke pekerja untuk menerapkan suatu sistem pengelolaan yang aman bagi pekerjanya. Latar belakang inilah yang melandasi pembentukan OHSAS 18001. OHSAS 18001 diakomodasikan untuk pengendalian operasional proses yang aman bagi pekerja.
OHSAS 18001 adalah suatu standard internasional untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja/perusahaan. Banyak organisasi di berbagai negara telah mengadopsi OHSAS 18001 untuk mendorong penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dengan melaksanakan prosedur yang mengharuskan organisasi secara konsisten mengidentifikasi dan mengendalikan resiko bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan di tempat kerja; serta memperbaiki kinerja dan citra perusahaan. OHSAS 18001 dipelajari di bidang ergonomi (teknik industri) terutama pada kuliah K3 atau sistem keselamatan kerja atau semacamnya.

2.Standar Manajemen Lingkungan
Mengenal ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkugan, ketika perusahaan beroperasi, maka proses bisnis yang dilakukan oleh perusahaan tersebut berpotensi untuk menimbulkan dampak terhadap lingkungan, baik dampak positif maupun dampak negatif. Pada prinsipnya dampak yang timbul dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu dampak bio-kimia-fisik dan dampak sosial. Contoh dari dampak bio-fisik-kimia misalnya pencemaran air, pencemaran udara, kerusakan keanekaragaman hayati, atau pengurangan cadangan air tanah. Semua jenis dampak ini akan memberikan resiko yang mempengaruhi bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Misalnya pencemaran air yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan, akan memberikan resiko pertanggungjawaban dalam bentuk tuntutan pidana dan tuntutan perdata, apakah tuntutan tersebut dari pemerintah, masyarakat, atau lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Ketika perusahaan berupaya untuk menerapkan ISO 14001, maka perusahaan tersebut telah memiliki komitmen untuk memperbaiki secara menerus kinerja lingkungannya. Namun, satu hal perlu dingat bahwa ISO 14001 merupakan standar yang memadukan dan menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan lingkungan hidup. Sehingga, upaya perbaikan kinerja yang dilakukan oleh perusahaan akan disesuaikan dengan sumberdaya perusahaan, apakah itu sumberdaya manusia, teknis, atau finansial.
Adakalanya, perbaikan kinerja lingkungan tidak dapat dicapai dalam waktu singkat karena keterbatasan finansial. Misalnya, sebuah perusahaan yang proses bisnisnya menimbulkan limbah cair yang mencemari lingkungan berupaya untuk menerapkan ISO 14001 di perusahaannya. Setelah kajian dilakukan, ternyata keterbatasan finansial membuat perusahaan tersebut sukar untuk mengelola limbahnya sehingga mencapai baku mutu limbah cair yang disyaratkan oleh pemerintah. Berdasarkan analisis finansial, ternyata perusahaan tersebut baru akan mampu membangun sistem pengolahan limbah yang memadai kira-kira beberapa tahun ke depan. Sehingga sebelum masa tersebut terlampaui, perusahaan tidak akan pernah memenuhi baku mutu lingkungan. Namun, bila perusahaan tersebut mengembangkan sistem manajemen lingkungan yang memenuhi persyaratan ISO, maka perusahaan tersbut bisa saja memperoleh sertifikat ISO 14001. Perusahaan lain, yang kinerja lingkungannya telah memenuhi baku mutu namun EMS-nya tidak memenuhi persyaratan tidak akan memperoleh sertifikat ISO 14001.
Uraian di atas menunjukkan bahwa pada prinsipnya, penerapan ISO 14001 tidak berarti tercapainya kinerja lingkungan dalam waktu dekat. Sertifikat EMS dapat saja diberikan kepada perusahaan yang masih mengotori lingkungan. Namun, dalam EMS terdapat persyaratan bahwa perusahaan memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan secara menerus (continual improvement). Dengan perbaikan secara menerus inilah kinerja lingkungan akan sedikit demi sedikit diperbaiki. Dengan kata lain ISO 14001 bersifat conformance (kesesuaian), bukan performance (kinerja). ISO 14001 merupakan standar lingkungan yang bersifat sukarela (voluntary). Standar ini dapat dipergunakan oleh organisasi / perusahaan yang ingin :
Menerapkan, mempertahankan, dan menyempurnakan sistem manajemen lingkungannya,
Membuktikan kepada pihak lain atas kesesuaian sistem manajemen lingkungannya dengan   standar,
Memperoleh sertifikat
Beberapa manfaat penerapan ISO adalah :
Menurunkan potensi dampak terhadap lingkungan
Meningkatkan kinerja lingkungan
Memperbaiki tingkat pemenuhan (compliance) peraturan
Menurunkan resiko pertanggungjawaban lingkungan
Sebagai alat promosi untuk menaikkan citra perusahaan
Selain manfaat di atas, perusahaan yang berupaya untuk menerapkan ISO 14001 juga perlu mempersiapkan biaya-biaya yang akan timbul, diantaranya :
Waktu staf atau karyawan
Penggunaan konsultan
Pelatihan
Standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan telah diterbitkan pada bulan September 1996, yaitu ISO 14001 dan ISO 14004. Standar ini telah diadopsi oleh pemerintah RI ke dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi SNI-19-14001-1997 dan SNI-19-14001-1997. ISO 14001 adalah Sistem manajemen lingkungan yang berisi tentang spesifikasi persyaratan dan panduan untuk penggunaannya. Sedangkan ISO 14004 adalah Sistem manajemen lingklungan yang berisi Panduan-panduan umum mengenai prinsip, sistem dan teknik-teknik pendukung.

3. ISO 14000
Evolusi Manajemen Lingkungan
Perkembangan standar manajemen lingkungan seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000, Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional.
Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik Pemerintah, Swasta,Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun pakar pengelolaan lingkungan. Kementerian lingkungan hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok kerja nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji, menyebarkan informasi, dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan.
Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan, peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia.

4.ISO 9000
ISO 9000 adalah kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu (SMM). ISO 9000 yang dirumuskan oleh TC 176 ISO, yaitu organisasi internasional di bidang standardisasi. ISO 9000 pertama kali dikeluarkan pada tahun 1987 oleh International Organization for Standardization Technical Committee (ISO/TC) 176. ISO/TC inilah yang bertanggungjawab untuk standar-standar sistem manajemen mutu. ISO/TC 176 menetapkan siklus peninjauan ulang setiap lima tahun, guna menjamin bahwa standar-standar ISO 9000 akan menjadi up to date dan relevan untuk organisasi. Revisi terhadap standar ISO 9000 telah dilakukan pada tahun 1994 dan tahun 2000.

5. Elemen ISO 14001
ISO 14001 dikembangkan dari konsep Total Quality Management (TQM) yang berprinsip pada aktivitas PDCA (Plan – Do – Check – Action), sehingga elemen-elemen utama EMS akan mengikuti prinsip PDCA ini, yang dikembangkan menjadi enam prinsip dasar EMS, yaitu :
a) Kebijakan lingkungan, Kebijakan lingkungan harus terdokumentasi dan dikomunikasikan kepada seluruh karyawan dan tersedia bagi masyarakat, dan mencakup komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, pencegahan pencemaran, dan patuh pada peraturan serta menjadi kerangka kerja bagi penetapan tujuan dan sasaran.
b) Perencanaan, Mencakup indentifkasi aspek lingkungan dari kegiatan organisasi, identifikasi dan akses terhadap persyaratan peraturan, adanya tujuan dan sasaran yang terdokumentasi dan konsisten dengan kebijakan, dan adanya program untuk mencapai tujuan dan sasaran yang direncanakan (termasuk siapa yang bertanggung jawab dan kerangka waktu).
Implementasi dan Operasi, Mencakup definisi, dokumentasi, dan komunikasi peran dan tanggung jawab, pelatihan yang memadai, terjaminnya komunikasi internal dan eksternal, dokumentasi tertulis sistem manajemen lingkungan dan prosedur pengendalian dokumen yang baik, prosedur pengendalian operasi yang terdokumentasi, dan prosedur tindakan darurat yang terdokumentasi.
Pemeriksaan dan Tindakan Perbaikan, Mencakup prosedur yang secara teratur memantau dan mengukur karakteristik kunci dari kegiatan dan operasi, prosedur untuk menangani situasi ketidaksesuaian, prosedur pemeliharaan catatan spesifik dan prosedur audit kenerja sistem manajemen lingkungan
Tinjauan Ulang Manajemen, Mengkaji secara periodik sistem manajemen lingkungan keseluruhan untuk memastikan kesesuaian, kecukupan, efektifitas sistem manajemen lingkunganterhadap perubahan yang terjadi.
Pada prinsipnya, keenam prinsip ISO 14001 – Environmental Management System diatas dapat dibagi menjadi 17 elemen, yaitu :
a) Environmental policy (kebijakan lingkungan): Pengembangan sebuah       pernyataan komitmen lingkungan dari suatu organisasi. Kebijakan ini akan dipergunakan sebagai kerangka bagi penyusunan rencana lingkungan.
b) Environmental aspects (aspek lingkungan): Identifikasi aspek lingkungan dari produk, kegiatan, dan jasa suatu perusahaan, untuk kemudian menentukan dampak-dampak penting yang timbul terhadap lingkungan.
c) Legal and other requirements (persyaratan perundang-undangan dan persyaratan lain): Mengidentifikasi dan mengakses berbagai peraturan dan perundangan yang terkait dengan kegiatan perusahaan.
d) Objectives and targets (tujuan dan sasaran): Menetapkan tujuan dan sasaran lingkungan, yang terkait dengan kebijakan yang telah dibuat, dampak lingkungan, stakeholders, dan faktor lainnya.
e) Environmental management program (program manajemen lingkungan): rencana kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran
f) Structure and responsibility (struktur dan tanggung jawab): Menetapkan peran dan tanggung jawab serta menyediakan sumber daya yang diperlukan
g) Training awareness and competence (pelatihan, kepedulian, dan kompetensi): Memberikan pelatihan kepada karyawan agar mampu mengemban tanggung jawab lingkungan.
h) Communication (komunikasi): Menetapkan proses komunikasi internal dan eksternal berkaitan dengan isu lingkungan
i) EMS Documentation (dokumentasi SML): Memelihara informasi EMS dan sistem dokumentasi lain
j) Document Control (pengendalian dokumen): Menjamin kefektifan pengelolaan dokumen prosedur dan dokumen lain.
k) Operational Control (pengendalian operasional): Mengidentifikasi, merencanakan dan mengelola operasi dan kegiatan perusahaan agar sejalan dengan kebijakan, tujuan, dan saasaran.
l) Emergency Preparedness and response (kesiagaan dan tanggap darurat): mengidentifikasi potensi emergency dan mengembangkan prosedur untuk mencegah dan menanggapinya.
m) Monitoring and measurement (pemantauan dan pengukuran): memantau aktivitas kunci dan melacak kinerjanya
n) Nonconformance and corrective and preventive action (ketidaksesuaian dan tindakan koreksi dan pencegahan): Mengidentifikasi dan melakukan tindakan koreksi terhadap permasalahan dan mencegah terulang kejadiannya.
o) Records (rekaman): Memelihara rekaman kinerja SML
p) EMS audits (audit SML): Melakukan verifikasi secara periodik bahwa SML berjalan dengan baik.
q) Management Review (pengkajian manajemen): Mengkaji SML secara periodik untuk melihat kemungkinan-kemungkinan peyempurnaan berkelanjutan.

Sumber :


Organisasi Profesi Teknik Industri dan Kode Etiknya

nama : Annisa ika fitriyani /30412961
kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum yang didasari kesusilaan. (Wikipedia)
Berikut ini contoh organisasi dengan kode etik profesi yang relavan dengan teknik industri:
1.   Persatuan Insinyur Indonesia atau disingkat PII
Persatuan Insinyur Indonesia atau disingkat PII (dalam bahasa InggrisThe Institution of Engineers Indonesia – IEI) adalah organisasi profesi yang didirikan di Kota Bandung pada tanggal 23 Mei 1952 untuk menghimpun para insinyur atau sarjana teknik di seluruh Indonesia. Sejarah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dimulai pada tanggal 23 Mei 1952 ketika Ir. H. Djoeanda Kartawidjajadan Prof. Ir. R. Roosseno Soerjohadikoesoemo berkumpul bersama kawan-kawannya sesama insinyur Indonesia di Aula Barat, Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang menjadiITB) di Jl. Ganesha 10, Bandung. Pada saat itu jumlah insinyur Indonesia baru sekitar 75 orang. Sementara tanggung jawab yang harus dipikul sangat besar. Untuk itu disepakati untuk membuat Persatuan Insinyur Indonesia dengan tujuan untuk mempererat kerja sama para insinyur agar dapat menjadi kekuatan yang nyata untuk membangun negara dan bangsa Indonesia. Pada tahun 1957, PII juga menjadi salah satu motor utama berdirinya Institut Teknologi Bandung (ITB). PII adalah organisasi profesi tertua kedua di Indonesia setelah IDI.
Kode etik yang diterapkan PII diantaranya:
-    Mengutamakan keluhuran budi.
-    Menggunakan pengetahuan dan kemamuannya untuk kepentingan kesejahteraan    
     Umat manusia.
-    Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan
     tugas dan tanggung jawabnya.
-    Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasrakan keahlian professional
     keinsinyuran.
2. Institute of Industrial Engineers (IIE)
Institute of Industrial Engineers (IIE) adalah lembaga profesional yang berdedikasi semata-mata untuk mendukung profesi teknik industri dan individu yang terlibat dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas. Lembaga ini didirikan pada 1948 dan disebut American Institute of Industrial Engineers sampai 1981, ketika nama ini diubah untuk mencerminkan basis keanggotaan internasionalnya. Anggota termasuk mahasiswa baik dan kaum profesional. IIE menyelenggarakan konferensi regional dan nasional tahunan di Amerika Serikat. IIE bermarkas di Amerika Serikat di Norcross, Georgia, pinggiran yang terletak di timur laut Atlanta.
 
3. Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI)
Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) merupakan suatu asosiasi dimana setiap anggota ASTTI wajib selalu bersikap bertingkah laku dan bertindak berdasarkan etika umum seorang ahli pelaksana jasa konstruksi. Kode etik ASTTI antara lain.
-  Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai dasar Fundamental untuk mewujudkan manusia yang berjiwa Pancasila serta memiliki kesadaran Nasional yang tinggi, tunduk kepada perundang-undangan & peraturan yang berlaku serta menghindarkan diri dari perbuatan melawan hukum.
-     Tanggap terhadap kemajuan & senantiasa memelihara serta meningkatkan Kemampuan Teknis, Mutu, Keahlian & Pengabdian profesinya seiring dengan perkembangan teknologi.
-       Penuh rasa tanggung jawab serta selalu berusaha untuk meningkatkan pemahaman mengenai teknologi dan penerapannya yang tepat sebagai tuntutan dari keprofesionalan.
-      Disiplin serta berusaha agar pekerjaan yang dilaksanakannya dapat berdaya guna dan berhasil guna melalui proses persaingan yang sehat serta menjauhkan diri dari praktek/ tindakan tidak terpuji yang mengakibatkan kerugian pihak lain.
-       Adil, Tegas, Bijaksana dan Arif serta Dewasa dalam membuat keputusan-keputusan keteknisan dengan berpedoman kepada Keselamatan, Keamanan, Kesehatan, Lingkungan, serta Kesejahteraan Masyarakat.

4. BKSTI (Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia)
BKSTI didirikan pada tanggal 9 Juli 1996 di Aula Barat ITB yang dihadiri oleh lebih dari 100 perwakilan perguruan tinggi. Tujuan pendirian BKSTI ini  adalah memantapkan dan meningkatkan mutu serta relevansi pendidikan tinggi Teknik Industri di Indonesia, menampung dan mencari penyelesaian permasalahan dalam peyelenggaraan pendidikan tinggi Teknik Industri, mengakomodasikan kerjasama antar anggota BKSTI dalam kegiatan pertukaran informasi dan penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dan menjadi mitra Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan stakeholder lainnya dalam bidang pendidikan tinggi teknik industri.

5. E-mailing List Group Komunitas Teknik Industri Indonesia (KTII)
Grup milis ini adalah wadah terhimpunnya komunitas profesi Teknik Industri dan merupakan wahana dan media komunikasi, diskusi dan silaturahmi. KTII dibentuk oleh 3 pilar organisasi profesi dengan latar belakang Teknik Industri yaitu BKTI-PII (Badan KeJuruan Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia), BKSTI (Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri) dan ISTMI (Ikatan Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri), bertujuan untk membangun dan mengembangkan keprofesian di bidang Teknik Industri.
Dalam melaksanakan program program KTII, 3 anggotanya, yaitu BKTI-PII, BKSTI dan ISTMI telah menandatangani Kesepahaman Bersama (MOU) pada tanggal 8 Juni 2014 untuk menyepakati kerjasama secara sinergis di 9 Program Utama sebagai berikut:
-Pelatihan Dasar Insinyur Profesional untuk Perguruan Tinggi dan Umum
-Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi Teknik Industri
-Pemberdayaan UKM
-Sertifikasi Insinyur Profesional
-Program Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
 -Seminar Penguatan Struktur Industri Nasional
-Pengembangan Data Base Insinyur dan Bidang Pengabdian Teknik Industri
-Penerbitan Jurnal Teknik Industri
-International Conference on Resources Based Industries.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Persatuan_Insinyur_Indonesia#Organisasi

http://industri.ums.ac.id/web/node/180

Sunday, January 17, 2016

cara promosi bolu batik

Cara pemasarannya adalah dengan memasarkan pada lingkungan sekitar terlebih dahulu, kemudian memasarkan dengan media sosial dengan memasang gambar bolu dengan gambar batik yang menarik. Mengenalkan kepada lingkungan sekitar dengan rasa bolu yang dibuat. 

Mengenalkan variasi rasa dan batik yang tersedia sehingga mempermudah calon konsumen untuk mengenal rasa bolu yang dibuat.
Mengadakan promosi potongan harga dengan syarat tertentu, kemudian mengusahakan kue untuk tetap hangat hingga sampai ke tangan konsumen.


modal bisnis bolu batik

Sebelum kita mengetahui modal yang diperlukan dalam membangun usaha bolu batik sebelumnya kita harus tau bahan yang dibutuhkan..
Di bawah ini adalah salah satu resep adonan Bolu Batik yang dapat Anda coba:
Bahan :
- 6 buah telur
- 200 gram gula
- tbm 1/2 sendok makan
- 225 terigu
- 100 gram maizena
- 200 mililiter santan kental
- pewarna makanan

Cara membuat:
·         Masukkan enam buah telur utuh, 200 gr gula, dan tbm 1/2 sendok makan lalu aduk pakai mixer kecepatan tinggi sampai kaku atau kental. Tambahkan 225 gr terigu dan 100 gr maizena. Aduk lagi menggunakan kecepatan sedang sampai rata. Masukan santan kental 200 ml. Aduk perlahan. Adonan sudah jadi.
·         Ambil enam sendok makan adonan masukan dalam plastik piping bag. Bagi menjadi lima plastik. Beri warna setiap plastik sesuai warna yang dibutuhkan. Adonan siap digunakan untuk membuat batik.
·         Ambil loyang ukuran 26 x 26 x 4 cm. Oles menggunakan mentega atau carlo. Tempel motif batik yang sudah di-print dari komputer seukuran loyang. Alasi atasnya menggunakan kertas roti kualitas baik.
·         Ambil piping bag berisi adonan warna-warni dan mulailah membatik di atas kertas roti dengan sistem jiplak.
·         Setelah tahapan menjiplak batik pertama selesai, kukus adonan batik selama lima menit lalu angkat. Siram dengan adonan cake sisanya seberat 200 gram. Ratakan dan kukus kembali sampai matang.
·         Kira-kira 10 menit, adonan akan matang. Angkat dan balik cake, cabut kertas roti yang digunakan alas sebelumnya.
·         Sebelum digulung, olesi cake dengan selai sesuai selera.

Berdasarkan resep tersebut kita memiliki gambaran untuk modal yang diperlukan. untuk modal keperluan bahan baku dapat disiapkan 500rb untuk produksi sehari dengan target produksi sebanyak 20 gulung dalam sehari, sebelumnya harus disiapkan loyang, kuas, alat panggang kue, dan keperluan lain sehingga total modal awal yang diperlukan adalah 10jt. Sehingga modal awalnya adaah Rp.10.500.000,-

#Usaha Lampion dengan Modal Kecil dan Kreativitas..

Lampion merupakan suatu benda yang unik dan indah. Lampion berbahan baku benang merupakan usaha yang mudah dan murah, namun keuntungan yang didapat darinya sangat menggiurkan. Lampion dari benang ini sekarang sudah nmulai menjadi ternd di pasaran dan peminatnya pun semakin banyak, oleh sebab itu usaha ini dapat dijadikan sebagai salah satu peluang bisnis yang menguntungkan. Kita bisa membuat lampion dari benang dengan berbagai bentuk, misalnya karakter tokoh kartun atau sesuai dengan pesanan pelanggannya. Dengan kekreatifitasan yang kita miliki, maka kita dapat menjalankan usaha dengan modal kecil ini dengan mengubah benang yang tadinya bernilai jual rendah serta di anggap sepele menjadi sebuah produk yang cantik serta memiliki nilai jual yang tinggi. Bahan baku serta alat yang diperlukan seperti benang, balon, lem putih, gunting dan kain flanel untuk menghias sangat mudah kita dapatkan. Seperti yang kita ketahui, ada banyak sekali benang dengan warna yang beragan, maka kita dapat menciptakan banyak lampion warna-warni yang cantik & menarik.

Cara pembuatannya juga cukup mudah, pertama kita tiup balon sesuai dengan besar yang diinginkan, balon ini akan kita gunakan sebagai pola bulatan sesuai ukuran lampion yang dikehandaki. Kemudian kita lilitkan benang pada balon yang telah kita tiup tadi hingga permukaan balon tidak terlihat lagi. Setelah itu, kita lem benang tersebut menggunakan lem putih atau lem kayu dengan menggunakan kuas pada semua permukaan balon hingga penuh.
Setelah selesai di beri lem, kita jemur di bawah terik matahari hingga menjadi kering dan kaku. Waktu untuk pengeringan ini berbeda, sesuai dengan ukuran lampionnya. Untuk ukuran lampion kecil, hanya dalam waktu 1 hari saja sudah bisa kering, namun untuk lampion ukuran besar, perlu waktu 3 hingga 4 hari untuk pengeringannya.

Setelah semua bagian banar-banar kering, pecahkan balon yang ada didalamnya, maka jadilah sebuah bulatan banang yang siap kita jadikan lampion. Tahap selanjutnya yang harus kita lakukan yaitu menghias lampion benang menggunakan kain flanel sesuai dengan keinginan atau pesanan pelanggan, setelah selesai, masukkan lampu yang sudah dirangkai dengan kabelnya agar tercipta cahaya dari dalam lampion saat dinyalakan. Lampion benang warna-warni siap dipasarkan. Mudah bukan?



#tips n trick usaha tour n travel...


Memulai usaha Tour n Travel sekarang sudah mulai menjamur dimana-mana
tetapi banyak yang kecewa karna pelayanan yang kurang dari janji janji manis yang ditawarkan
di awal. Berikut tips and trick nyaa...........

1.pilih Agen yang menjual Login Airlines yang sudah mendapatkan fasilitas :
-Login Semua Airlines
-Sudah Termasuk Deposit Transaski minimal 1 juta
-Login Issued (jadi bisa cetak sendiri tanpa harus call/ym CS)
-Rekap Data Penjualan (gunanya adalah apabila kita nanti menjadi besar dan memiliki ijin usaha
kita harus melamirkan data penjualan dimana kita menjadi Subagen dengan stampel dari agen yang kita ikuti)
-Harga 2juta-3juta masih relevan tapi diatas itu lebih baik jangan.

2.Mulailah dari yang kecil, jangan grusa grusu memulai dengan hal yang besar. Why??
Answer:
-Airlines Ticket hanya mendapat komisi 2-5% + insentif (untuk agen resmi)
-Pengeluaran juga harus diperhitungkan.
Contoh : dari 300juta omset yang kita dapat profit masuk hanya 10-15juta dengan estimasi tertinggi
Tiket harga 1juta profitnya 50.000
jadi 50.000x300 = 15.000.000
so apabila kita memulai dari yang kecil profit yang kita dapat akan besar
kalau kita memulai dengan yang yang besar, berapa lama kita harus balik modal??

3.cukup dengan 1 orang (anda sendiri atau membayar pegawai)
4.dunia tour n travel itu luas, tidak cuma tiket airlines, tetapi ada Hotel, Tour domestik & intenasional

Apa saja yang dibutuhkan:

1.Ruangan 3x2 Meter/Ruang Tamu Rumah anda
2.1 buah Komputer set (PC,Printer Warna,Scanner)
3.Telp (Flexy, No cantik dengan kembar minim 3 dibelakang)
4.Internet (minim Modem smartfren/lebih stabil speedy 512kb sudah cukup)
5.Buatlah spanduk maksimal lebar 2 meter agar tidak kena pajak usaha

Trik:
1.Jangan Pernah memakai Pintu kaca warna hitam, usahakan bening dan dapat terlihat dari luar.
Lebih bagus kalau Rolling door karna kantor anda akan terasa Open Office, semua kalangan bisa datang.

2.Jangan menempel sticker airlines di kaca pintu anda, gunakan X banner saja karna akan menghalangi pandangan dari luar.

now travel anda sudah berjalan, kembangkan dan lihat prospeknya. apakah bisa berkembang atau stagnan di tengah jalan.
melihat perkembangan travel adalah 6 bulan. apabila sudah 6 bulan berkembang mulailah melirik untuk mengurus perijinan usahanya.
selanjutnya anda harus membayar seorang tiketing pengalaman minimal 1 tahun, agar anda bisa leluasa mengembangkan usaha ini.
karna setelah ini anda sudah harus tidak pegang tiketing.. tetapi menjadi sales marketing n relationship.

Travel anda sudah berjalan sekarang:
1. kembangkan relasi sesama travel agen, pilih yang bisa membantu anda dibidang Hotel n Tour
2. Usahakan anda bisa melakukan pembayaran mundur minimal 1 minggu pertanggal transaksi
3. Apabila anda tidak pernah pergi ke Luar negri sudah saatnya anda pergi, dengan cara backpacker karna dengan cara itu anda bisa
mengetahui tempat2 wisata yang akan menjadi Produk Selling Tour internasional anda.
4. Atau apabila anda takut keluar uang banyak dengan pergi keluar negri, anda harus membayar Tour Planer yang minimal memiliki
pengalaman 2 Tahun.

Semoga membantu

#Budidaya Mawar Cantik Dengan Keuntungan Besar...

Bunga mawar merupakan bunga yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Bunga ini merupakan lambang kehidupan religi dan cinta dalam kehidupan manusia, sehingga sangat banyak digunakan dalam hiasan pernikahan dan dalam acara romantis bersama pasangan.
Bunga mawar memiliki banyak varietas dan aneka warna yang menarik. Seiring meningkatnya akan permintaan bunga ini maka banyak budidaya bunga mawar dilakukan. Budidaya bunga mawar dapat dilakukan oleh siapa saja yang penting rajin dan menyayangi tumbuhan bunga ini. Budidaya dapat dilakukan untuk sekedar hobi ataupun untuk agrobisnis. Berikut tahapan dalam budidaya bunga mawar:

    Mempersiapkan bibit. Bibit bunga mawar bisa didapat dengan berbagai cara diantaranya dengan stek batang, okulasi, mencangkok, dan menanam biji. Untuk pemula yang baru belajar dan ingin memperoleh hasil yang cepat tanpa menunggu lama dapat juga membeli dari penjual bibit bunga mawar dalam polybag yang sudah berumur setengah tahunan. Pemilihan bibit ini sangat menentukan mawar yang akan dihasilkan kelak.

    Mempersiapkan lahan dan media tanam. Persiapan dilakukan dengan membuat lubang-lubang pada lahan yang telah disediakan, lubang yang dibuat memiliki diameter sekitar 15 cm dan memiliki kedalaman sekitar 35 cm. Kemudian tanam bibit yang telah dipersiapkan pada lahan. Selesai penanaman bibit, bibit yang yang baru ditanam tadi diberi air sampai cukup basah. Merawat bunga mawar. Perawatan pada bunga ini diantaranya:

-Penyiangan dari rumput liar dan gulma yang tumbuh di sekitar bunga mawar. Pemupukan, untuk pemupukan dilakukan secara rutin 3-4 bulan sekali dengan dosis sesuai kondisi tanaman.

-Pemupukan bisa dengan memberikan pupuk NPK sebanyak 5 gram pupuk/tanaman.
-Penyiraman, penyiraman ini sangat penting terutama pada saat fase pertumbuhan. Penyiraman dilakukan sehari minimal 1 kali dan dilakukan paling baik di waktu pagi dan sore hari saat suhu udara tidak terlalu panas sehingga penguapan air dari tanah kecil.
-Pemangkasan, ini dilakukan agar memperoleh batang yang kokoh, tanaman menghasilkan tunas-tunas muda baru sehingga produktivitasnya meningkat, peremajaan tanaman, dan menjaga tanaman selalu dalam kondisi sehat.

Demikian Cara Budidaya Bunga Mawar, sebagai Salah Satu Peluang bisnis Modal Kecil yang bisa menjadi Jalan Menuju Sukses. Selamat berkarya,terima kasih.

#Peluang bisnis boneka Horta

Peluang bisnis boneka “Rumput Hidup” Horta di Indonesia saat ini sangat menjanjikan sekali, tentunya bukan isapan jempol belaka, mengingat keunikan  dan prospeknya sangat terbuka lebar. Boneka rumput Horta awalnya memang hanya dipasarkan di lingkungan kampus IPB saja, namun seiiring dengan semakin meluasnya para peminat boneka ini maka tidak heran bilamana boneka Horta mulai merambah kemana-mana. Asep Rodiansah yang merupakan alumni mahasiswa Agronomi dan Hortikultura IPB  beserta kawan-kawan yang menjadi pencetus dalam membuka peluang bisnis boneka rumput hidup Horta. Boneka rumput ini sebenarnya bukan murni atau asli ide dari Asep Rodiansah karena sebelumnya mereka sudah mengetahui  bahwa ada boneka rumput yang berasal dari Nederland, tetapi karena benih serta  bahan yang dipergunakannya berbeda sehingga cara pembuatannya juga berbeda. Sedangkan nama Horta berasal dari kependekan kata Hortikultura dimana merupakan nama dari fakultas di IPB tempat Asep Rodiansah menuntut ilmu.

Menurut pembuatnya, media untuk pertumbuhan sekaligus sebagai pembentuk boneka rumput hidup ini berasal dari limbah serbuk gergaji namun dari jenis kayu tertentu dan mudah diperoleh. Akan tetapi untuk jenis rumput yang dipergunakan bukan berasal dari jenis rumput biasanya karena tidak semua jenis rumput dapat diaplikasikan ke kepala boneka Horta tersebut, dan  harga jenis rumputnya juga agak mahal. Uniknya jenis rumputnya yang berfungsi sebagai rambut boneka Horta ini dapat dibuat berwarna pirang, merah dan sebagainya. Tentunya memerlukan teknologi yang dananya agak mahal.

Keunikan dan keistimewaan Boneka horta :
-Sebagai mainan yang bersifat edukasi untuk pengenalan pertanian bagi anak-anak, mendidik sekaligus tampak lucu dan menarik.
-Pembeli boneka ini sangat beragam mulai dari anak TK hingga mahasiswa/orang dewasa.
-Memliki bermacam macam model  bahkan ada yang tergolong limited edition.
-Boneka ini layaknya boneka biasa namun memiliki media tanam yang telah diberi benih beserta bahan-bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan (media hidroponik)
-Boneka ini agar tampil baik maka awalnya harus direndam dalam air selama satu jam/lebih dengan posisi terbalik, selanjutnya harus disiram minimal dua kali sehari. Maka pada hari ketiga atau paling lama satu minggu akan mulai tumbuh kecambah di atas kepala boneka dan seterusnya jadilah boneka dengan rambut kepala yang bisa tumbuh panjang dan dapat di bentuk/dipotong layaknya rambut kita.

Boneka Rumput Horta ini biasanya paling lama mampu bertahan hingga 3 bulan hal ini dikarenakan media yang dipergunakan juga terbatas sehingga tidak mampu tumbuh dalam waktu yang cukup lama. 



Peluang Usaha dengan Hobi Pelihara Hamster.... #Bdidaya Hamster

Peluang bisnis budidaya hewan saat ini emang sangat menguntungkan, apa lagi jika hewan tersebut hewan kesayangan kita seperti hamster. Bisnis budidaya ternak hamster adalah salah satu peluang bisnis yang menguntungkan saat ini. Apa lagi melihat banyaknya peminat hamster saat ini. Berikut ini adalah langkah-langkah sebelum anda dapat menciptakan bisnis  budidaya hamster.


Modal di sini tidak hanya berupa uang, namun ruang lingkup modal sangatlah luas modal bisa kita artika sebagai modal pengetahuan, modal skill, modal keterampulan, modal jaringan atau relasi dan modal uang atau materi. Untuk memulai usaha atau bisnis budidaya hamster ini Anda mungkin memerlukan modal yang cukup besar, namun tergantu juga jika Anda ingn memulai dari kecil-kecilan dulu itu lebih baik.

Indukan atau bibit adalah modal yang sangat penting, jika Anda ingin mendapatkan indukan atau bibit hamster ini Anda bisa mendapatkanya di peternakan besar dengan modal 1 sampai 2 juta saja Anda sudah bisa mendapatkan modal untuk bibit atau indukan hamster ini.

Untuk kandang mungkin Anda bisa membuat dengan unuran standar yaitu andatara 70X70 sampai 80X80. Untuk membuat kandang hamster anda perlu membuat blok-blok. Pisahkan antara Indukan dan Ana-nak hamster.

Agar hamster merasa lebih hangat dan nyaman maka berilah serbuk kayu untuk hamster-hamster anda. Hamster biasanya diberi pakain jagung atau biji-bijian. Tentunya hamster juga butuh minum jadi jangan lupa untuk memberi tempat air miunum untuk hamster Anda.



Mendulang Rupiah Dari Makanan Tiruan.... #Lilin Replika Makanan

Di saat seperti ini orang kreatif adalah orang yang mampu melihat hal-hal kecil menjadi peluang bisnis. Bagi orang-orang yang mampu berkreativitas dengan media lilin, mereka dapat menciptakan replika dari berbagai makanan. Banyak orang membutuhkan replika makanan seperti halnya restoran atau bahkan perusahaan “wedding organization”. Anda tidak perlu kaget dengan hal tersebut karena saat ini setiap calon pengantin selalu mengingikan soufenir pernikahan yang unik dan berbeda dari yang lain.
Hal yang wajib diperhatikan adalah bahan yang digunakan, bisa me
nggunakan lilin atau clay atau juga menggunakan plastik. Selain itu pemilihan warna dan pembuatan detail sehingga mirip sekali dengan makanan aslinya. Sehingga jika anda melihat replika ini anda akan merasa lapar dan berusaha memakannya ...
Ada beberapa tahap untuk menghasilkan produk yang diinginkan. Pertama, lilin dilelehkan hingga cair. Adonan lilin kemudian ditambahkan pewarna. Setelah tercampur cetak lilin tersebut menjadi berbagai bentuk. Tak berhenti di situ, lilin tersebut dibentuk menjadi aneka makanan, misalnya cupcakes,milkshake, es krim, rainbow cake, dan berbagai ragam kuliner nan unik. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar  lilin tersebut benar-benar menyerupai produk makanan aslinya.
Bukan hanya cantik secara tampilan, biasanya juga ditambahkan wewangian atau aroma theraphy untuk setiap produk. Varian wewangian pun bermacam-macam, mulai dari framboze, melati, teh hijau, kayu manis, mawar, cengkeh, lavender, dan masih banyak lagi.

Harga varian lilin unik ini berbeda-beda biasanya dibanderol mulai dari Rp3.000—Rp150.000 per buah untyuk soufenir akan tetapi replika makanan harga produk ini cukup mahal, yaitu Rp700.000 per set. Cukup menggiurkan bukan sebagai peluang bisnis anda??.....

Keuntungan Dari Membatik Dengan Media Bolu... #Bolu Batik


     
Batik karya seni khas Indonesia yang biasanya dilukis dengan media kain, akan tetapi saat ini membatik tidak hanya dengan media kain tetapi dengan bolu. Bolu merupakan salah satu kuliner yang banyak dicari oleh masyarakat Indonesia. Bisnis kuliner bolu semakin digemari konsumen membuat banyak pelaku usaha yang terjun di bidang ini. Agar mampu bersaing, ada sejumlah strategi yang harus dimiliki.

1.      Kreatif Menciptakan Motif
Faktor visual adalah hal penting yang diperhatikan konsumen. Semakin rapi motif batik di atas bolu akan meningkatkan nilai jual. Apalagi jika motif yang dibuat juga unik dengan perpanduan warna yang juga sedap dipandang mata, konsumen tentunya akan lebih tertarik untuk membeli produk bolu batik. Selain motif, faktor kunci yang kedua adalah terkait rasa. Masalah rasa bisa dibilang sangat besar pengaruhnya dalam industri kuliner. Dalam membuat desain, diperlukan kreatifitas. Tak hanya mencari gambar yang tepat, perlu juga mengatur komposisi warna, termasuk kepekatan tiap-tiap warna yang digunakan agar tampilan akhirnya memikat.
2.      Berinovasi Dalam Teknik Memasak
Perbedaan teknik memasak itu tentunya mempengaruhi citarasa. Ada yang lebih senang dengan bolu yang dikukus ada juga yang mengaku lebih nikmat makan bolu yang dipanggang. Antara bolu gulung batik yang dikukus dan dibakar di oven menggunakan teknik dan resep yang berbeda. Adonan batik yang sudah digambar harus dimasukkan terlebih dahulu ke dalam freezer selama 15 menit sebelum dipanggang. Tidak semua produsen bolu gulung batik mampu menguasai teknik memasak dengan menggunakan oven karena hasilnya sering kurang rapi.
3.      Variasikan Rasa
Rasa yang berbeda dapat menarik minat konsumen untuk selalu mencicipi varian rasa baru dari  bolu batik yang dijual. Rasa dari bolu juga dapat dipadu padankan dengan warna yang digunakan dalam memberikan hiasan di batik sehingga konsumen dapat mengenali rasa bolu dari penampilan bolu tersebut.
4.      Kembangkan Pasar
Pengebangan pasar biasanya didasari oleh tempat dimana lokasi penjualan. Pemilihan lokasi yang tepat seperti di daerah penghasil batik biasanya menarik konsumen untuk menjadikan bolu batik sebagai oleh-oleh. Dengan modal yang cukup minim dan bermodalkan kemampuan memasak bolu yang lezat serta kemampuan membatik yang baik sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Menarik bukan..... ???